1. Keesaan
Tuhan
Kepercayaan
islam adalah bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah SWT dan Nabi
Muhammad adalah utusan Allah ( Laa ilaa ha illallah- Muhammadur
Rosulullah )
Muslim
percaya bahwa Allah itu Maha Esa. Ia tidak beranak dan tidak pula
diperanakkan. Dia tidak
berpasangan. Dia yang memulai dan Dia yang mengakhiri. Dia maha
mengetahui dan Dia Ada
dimana-mana.
Alqur’an
mengatakan bahwa dia lebih dekat terhadap manusia dibanding urat
nadi, namun Dia tidak bisa
dijangkau oleh kecerdasan manusia.
Dalam
Alqur’an Allah SWT berfirman :
وَلِلَّهِ
الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ ۚ فَأَيْنَمَا
تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ ۚ
إِنَّ اللَّهَ
وَاسِعٌ
عَلِيمٌ
Dan kepunyaan
Allah-lah timur dan barat. Maka ke mana pun kalian menghadap, di
situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas (rahmat-Nya)
lagi Maha Mengetahui. (Qs.
Albaqarah :115)
وَإِلَٰهُكُمْ
إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا
هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ
Dan Tuhanmu adalah
Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah
lagi Maha Penyayang. (Qs. Albaqarah : 163)
اللّٰهُ
لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَۚ الْحَيُّ
الْقَيُّوْمُ.ۚ
لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ
لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى
الْأَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ
عِنْدَهٗ إِلَّا بِإِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ
مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ
وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ
عِلْمِهٖ إِلَّا بِمَا شَاءَۚ وَسِعَ
كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَۚ
وَلَا يَئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ
الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allah,
tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang Terus-menerus
mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nyalah
apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat
memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang
di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak
mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia
kehendaki. Kursi-Nya-* meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa
berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.
(Qs.Albaqarah : 255)
بَدِيعُ
السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ أَنَّى يَكُونُ
لَهُ وَلَدٌ وَلَمْ تَكُنْ لَهُ صَاحِبَةٌ
وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ بِكُلِّ
شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dia
Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia
tidak mempunyai istri.Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia
mengetahui segala sesuatu.( Qs.Al-An’am :101)
فَلَنَقُصَّنَّ
عَلَيْهِم بِعِلْمٍ وَمَا كُنَّا
غَآئِبِينَ
maka sesungguhnya
akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat),
sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak
jauh (dari mereka). (Qs.Al-A’raf :7)
مَا
ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ مِن وَلَدٍ وَمَا كَانَ
مَعَهُۥ مِنْ إِلَٰهٍ ۚ إِذًا لَّذَهَبَ
كُلُّ إِلَٰهٍۭ بِمَا خَلَقَ وَلَعَلَا
بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ سُبْحَٰنَ
ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ
Allah sekali-kali
tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain)
beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu
akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari
tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah
dari apa yang mereka sifatkan itu, (QS.Al-Mu’minun : 91)
عَٰلِمِ
ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَتَعَٰلَىٰ
عَمَّا يُشْرِكُونَ
Yang mengetahui semua
yang ghaib dan semua yang nampak, maka Maha Tinggilah Dia dari apa
yang mereka persekutukan. (QS. Al-Mu’minun :92)
إِنَّ
إِلَٰهَكُمْ لَوَٰاحِدٌ
Sesungguhnya Tuhanmu
benar-benar Esa. (QS. As-Saffat :4)
رَّبُّ
ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا
بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَٰرِقِ
Tuhan langit dan bumi
dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit
matahari. (QS. As-Saffat :5)
قُلْ
إِنَّمَآ أَنَا۠ مُنذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ
إِلَٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ
ٱلْقَهَّارُ
Katakanlah (ya
Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan,
dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha
Mengalahkan. (QS. Sad :65)
أَنتُمْ
عَنْهُ مُعْرِضُونَ
yang kamu berpaling daripadanya. (QS.
Sad :68)
قُلْ
هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
Katakanlah: "Dialah Allah, Yang
Maha Esa. (QS. Al-Ikhlas :1)
ٱللَّهُ
ٱلصَّمَدُ
Allah adalah Tuhan
yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (QS. Al-Ikhlas
:2)
لَمْ
يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
Dia tiada beranak dan tidak pula
diperanakkan, (QS. Al-Ikhlas :3)
وَلَمْ
يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ
dan tidak ada seorangpun yang setara
dengan Dia". (QS. Al-Ikhlas :4)
Imam
Ali berdoa :
“Yaa Allah,
sesungguhnya aku memohon kepadaMu dengan namaMu. Dengan menyebut Nama
Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Wahai pemilik keagungan
dan kemegahan. Yang maha hidup , Yang terus-menerus mengurus
MakhlukNya, Yang Maha Abadi, Tidak ada Tuhan selain Engkau. Oh .Dia
tidak ada yang tahu siapa Dia, atau Bagaimana Dia, atau dimana Dia,
atau dalam hal apa Dia itu, dan Tetapi, kita tahu itu Dia”
2.
Keadilan Tuhan
Allah
SWT berfirman dalam Alqur’an :
أَلَيْسَ
ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَٰكِمِينَ
Bukankah Allah Hakim
yang seadil-adilnya? (QS. At-Tin : 8)
وَنَضَعُ
ٱلْمَوَٰزِينَ ٱلْقِسْطَ لِيَوْمِ
ٱلْقِيَٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ
شَيْـًٔا ۖ وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ
مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ
بِنَا حَٰسِبِينَ
Kami akan memasang
timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan
seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji
sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami
sebagai pembuat perhitungan. (QS. Al-Anbiya :47)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar