A.
Pengertian
Administrasi
Administrsi diartikan sebagai suatu poses
pengorganisasian sumber-sumber sehingga
tugas pekerjaan dalam organisasi tingkat apapun dilaksanakan dengan baik.
Proses administrasiakan melaksanakan tiga fungsi utama yang berhubungan erat dengan
tiga tingkatan umum dalam hierarki formal . di tingkat paling utama, yaitu
fungsi pengarahan organisasi, terutama
berkaitan dengan proses
perencanaan janka panjang dari suatu tujuan yang akan dicapai. Ditingkatan
kedua , yaitu fungsi manajemen organisasi, terutama berkaitan dengan upaya
mempertahankan organisasi sebagai suatu pekerjaan yang terus berlangsung lama,
seperti memberikan bahan-bahab, sarana-sarana, intruksi-intruksi dan penciptaan
iklim yang diperlukan oleh staf teknis atau profesional yang terlibat dalam proses
produksi (hasil). Dan di tingkat terakhir ada fungsi pengawas, fungsi ini
mengarahkan penggunaan sumber sumber serta
menjalin agar kegiatan-kegiatan profesional dan teknis dilaksanakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Ketiga
tingkatan ini saling berkaitan , memiliki
derajat saling hubungan secara positif dan mempunyai fungsi yang
berbeda-beda, seperti beragaamnya organisasi dari berbagai jenis dan ukuran .
misalnya dalam suatu pabrik atau dalam suatu bagian pelayanan sosial medik,
fungsi-fungsi pengarahan, manajemen dan pengawasan dapat tertanam hanya pada
satu orang. Walaupun demikian , yang terpenting adalah administrasi
didefinisikan sebagai proses umum yang pengarahan , manajemen, dan pengawasan
merupakan unsur-unsurnya
Menurut Herbert A.
Simon[1]
Administration can be
defined as the activities of groups cooperating to accomplish commons goals.
Jadi, baginya
administrasi dapat dirumuskan sebagai kegiatan-kegiatan kelompok kerja sama
untuk mencapai tujuan –tujuan bersama.
Menurut Leonard B.
White[2]
Administration can be
defined as the activities of group
efforts, public or private, civil or military.
Jadi, baginya
administrasi adalah suatu proses yang umum ada pada setiap usaha kelompok
–kelompok , baik perintah maupun swasta , baik sipil or militer, baik dalam
ukuran besar maupun kecil.
Menurut Hadari Nabawi[3]
Administrasi adalah
kegiatan atau rangkaian kegiatan sebagai proses pengendalian usaha kerja sama
sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan sebelumnya.
Definisi
para ahli tentang administrasi ini sangat banyak sehingga tidak perlu penulis
sajikan satu per satu, karena pada prinsipnya mempunyai pengertian yang sama,
yaitu antara lain :
a.
Kerja sama.
b.
Banyak orang.
c.
Untuk mencapai tujuan bersama.
Pengertian di atas dimaksudkan sebagai
administrasi dalam arti luas, sedangkan pengertian dalam arti sempit adalah
administrasi sebagaimana yang sering kita dengar sehari-hari, yaitu tata usaha.
Memang tata usaha merupakan unsur administrasi dalam arti luas. Secara lengkap
unsur-unsur pelaksanaannya tersebut sebagai berikut.[4]
a.
Pengorganisasian.
b.
Manajemen.
c.
Tata Hubungan.
d.
Keuangan.
e.
Perbekalan.
f.
Tata Usaha.
g.
Perwakilan.
B.
Fungsi
Administrasi dalam organisasi
Fungsi
Administrasi terdiri dari: tata usaha, keuangan, personalia, logistik, dan hubungan masyarakat[5]. Pelaksanaan fungsi administrasi tersebut
bersifat operasional dan terpusat pada pimpinan sebagai administrator yang
mengelola dan mengendalikan kerja sama.
1. Tata
Usaha
Setiap
organisasi harus melaksanakan aktivitas tata usaha karena aktivitas tersebut terkait dengan penyediaan,
penyimpanan dan penyampaian informasi yang diperlukan oleh pimpinan
(administrator) dalam melaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Tata usaha adalah
bagian dari aktivitas tata laksana kantor
Menurut
terry, “office management can be define
as the planning controlling, and organizing of office work, and actuating those
perfoming it so as to achieve the predetermined objuectives”. Selanjutnya
terry menambahkan bahwa “....... that
office management deals with the planning, organizing, actuating, and
controlling of office work. Di samping itu, menurut J.C. Denyer bahwa “office management is the directing and
controlling of on office in order to achieve its specified purpose in the most
economical.”
Mengacu
dari pendapat Terry dan J.C. Denyer di atas, dapat disimpulkan bahwa “office management” bukan aktivitas
teknis operasional sebagai penunjang, tetapi justru aktivitas perkantoran. Tata
usaha pada dasarnya berfungsi untuk memudahkan tugas pokok dan fungsi pimpinan
dalam mengambil keputusan. Oleh sebab itu tata usaha merupakan usaha penyediaan
data yang terkait dengan tujuan atau visi dan misi organisasi. Di samping itu
tata usaha juga berfungsi untuk melayani atau membantu anggota/staff/karyawan
organisasi dalam meningkatkan kinerjanya.
2. Keuangan
Sering
kali kita mendengar statement yang mengungkapkan bahwa “uang bukan
segala-galanya, tetapi segala-galanya belum tentu akan efektf dan rasional
tanpa uang”. Demikian pula halnya di organisasi
saat ini, bahwa setiap aktivitas dalam organisasi berhubungan dengan
keuangan. Nawawi berpendapat bahwa semakin besar aktivitas yang dilaksanakan
untuk mencapai tujuan, maka semakin besar pula dana yang dibutuhkan.
3. Personalia
Administrasi
juga dimaksudkan untuk mengendalikan proses kerja sama antar individu di dalam
organisasi agar kebersamaan manusia sebagai agar terjadi ke kompakan di antara
mereka. Manulang menjelaskan bahwa personel adalah “keseluruhan orang yang
dipekerjakan dalam badan tertentu, baik di lembaga pemerintahan maupun dalam
badan usaha”.
4. Logistik
(Pembekalan)
Proses
pengelolaan peralatan (logistik/pembekalan) merupakan rangkaian aktivitas
pengadaan yang didahului dengan perencanaan, pemakaian, penyimpanan,
pemeliharaan dan pemusnahan. Proses tersebut bermaksud untuk meningkatkan
efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas-tugas pokok organisasi. Oleh karena
itu Administrasi Pembekalan dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas
pelayanan fasilitas material berupa sarana atau peralatan/perlengkapan kerja
dan fasilitas lain yang berpengaruh dan dapat meningkatkan efektivitas dan
efisiensinya dalam mewujudkan tujuan organisasi.
5. Hubungan
Masyarakat
Hubungan
Masyarakat (Humas) sangat penting eksistensinya
sangat signifikan di dalam organisasi. Tugas pokok humas adalah memberikan informasi tentang kinerja
atau produk organisasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pemberian informasi
tersebut agar masyrakat mengetahui apa yang dilakukan[6]
organisasi atau apa yang dihasilkan organisasi.
C.
Perilaku
Administrasi dalam Organisasi
Perilaku
administrasi merupakan perilaku individu dalam organisasi yang cenderung
memiliki pola yang sama. Semua perilaku tersebut berproses atau merupakan
rangkaian yang tidak terputus, karena perilaku yang satu mendasari
dilaksanakannya perilaku yang lain. Setiap perilaku administrasi
berkesinambungan itu menunjukan pola pengendalian kerja sama sejumah individu,
untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Jika pengendalian kerja sama tidak
terpola, maka perilaku tersebut bukan perilaku administrasi, meskipun dilaksanakan
di dalam sebuah organisasi. Misalnya perilaku mengontrol disiplin personel
dalam organisasi adalah perilaku administrasi, karena bermaksud mengendalikan
personel agar hanya mengerjakan pekerjaan/aktivitas yang terarah pada tujuan
organisasi. Oleh sebab itu, perilaku administrasi merupakan satu kesatuan
dengan organisasi dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan
organisasi.
D.
Hubungan
Administrasi dan Manajemen
Administrasi
dan manajemen, banyak pendapat yang mengatakan
bahwa manajemen adalah bagian dari administrasi seperti dia atas dan ada
pula sebaliknya. Sebenarnya keduanya tergantung dari tempat atau negara mana
pendapat itu berasal.[7]
Pada kesempatan lain para ahli administrasi pada umumnya sependapat bahwa
manajemen merupakan inti dari manajemen.[8]
Dalam penerapan adminstrasi dan manajemen tidak
dapat dipisahkan hanya kegiatannya yang dapat dibedakan karena di dalam
administrasi terdapat manajemen yang berfungsi sebagai motor penggerak jalannya
administrasi Negara.Banyak hal yang membedakan administrasi dengan manajemenai,
strata yang berada di atas manajemen, eselon, strategi, qualitative, orang,
reflektif,dan generalism.Dalam manajemen meliputi bidang keilmuan
eksekusi,fakta, kedudukannya di bawah dari administrasi
Adminmistrasi bersifat konsep menentukan tujuan dan
kebijaksanaan umum secara menyeluruh sedangkan manajemen sebagai subkonsep yang
bertugas melaksanakan semua kegiatan untuk mencapai tujuan dan kebijaksanaan
yang sudah tertentu pada tingkat administrasi
Administrasi lebih luas dari pada manajemen karena
manajemen sebagai salah satu unsurt dan merupakan inti dari administrasi
sebagai pelaksana yang bersifar operasional melainkan mengatur tindakan
-tindakan pelaksanaan oleh sekelompok orang yang disebut “bawahan” jadi dengan
manajemen administrasi akan mencapai tujuannya
Hubungan manajemen dengan administrasi dapat
dianggap sebagai suatu proses yang menggerakan kegiatan dalam administrasi itu
sehingga tujuan yang telah dibentuk benar- benar tercapai.
E.
Hubungan
Administrasi dan Organisasi
Administrasi
dan Organisasi merupakan aktivitas
penunjang dalam mengendalikan proses kerja sama beberapa anggota
organisasi/staf/karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Aktivitas penunjang
tersebut harus dilakukan secara menyeluruh untuk menyukseskan proses kerja
sama. Di samping itu, pelaksanaan aktivitas penunjang tersebut, tentu akan
meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan rasionalitas kerja sama.
Ada beberapa orang yang
beranggapan bahwa sesungguhnya administrasi dan manajemen adalah sama, hanya
saja istilah administrasi digunakan pada badan / organisasi pemerintah,
sedangkan istilah manajemen dipergunakan untuk organisasi swasta. Administrator
sama [9]artinya
dengan manajer, tetapi organisasi untuk pemerintah. Hal ini dapat dilihat pada
penggunaan istilah manajer untuk perusahaan swasta yaitu diantaranya manajer
pemasaran, manajer pembelian dan lain-lain. Serta kepala bagian administrasi
keuangan, kepala bagian administrasi kepegawaian dan lain-lain.
Administrasi merupakan
proses kerja sama antar dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu
untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan. Kemudian, agar kegiatan
kerja sama tersebut berhasil dengan baik maka dibutuhkan sebuah kerangka atau
wadah atau struktur. Wadah itulah yang dinamakan organisasi. Administrasi
menekankan kepada proses kegiatan pengkoordinasian orang-orang yang
berkerjasama, alat-alat dan dana yang digunakan untuk mencapai tujuan yang
inginkan. Jadi dapat dipahami, bahwa kegiatan tatausaha masih termasuk dalam
arti luasnya adalah keseluruhan kegiatan dalam organisasi. Organisasi adalah
wadah/suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan
umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan
tanggungjawab, meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu
bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.
[1] Herbert A. Simon., public administration, Alfred Knopf, New
York, 1959, hal 3
[2] Leonard white, introduction
to The Study of Public Administration , The Mac Millan Company, New York,
1955, hal 1
[3] Hadari Nabawi, administrasi personel, Gunung Agung,
Jakarta, 1990.
[4] The Liang Gie, Administrasi Perkantoran Modern, Nur
Cahaya, Yogyakarta, 1983, hal 12
[5] Nawawi Handari dan M. Martini
Hadari, ilmu administrasi, Ghalia
Indonesia, Jakarta, 1994.
[6] Mengetahui : tugas pokok dan
fungsi humas (hubungan masyrakat)
[7] Prajudi Atmosudirjo, Administrasi Dan Manajemen Umum,
Ghalia Indonesia, jakarta, 1982, hal 32.
[8] Sondang P. Siagian, Administrasi Pembangunan, Gunung Agung,
Jakarta, 1985 hal 7
[9] Sahya
anggara,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar